Menjalankan Jenkins dengan Docker Container
Assalamu’alaikum! Kali ini kita akan mencoba menjalankan Jenkins di Docker Container. Sebelumnya saya sudah pernah mencoba menginstallnya secara manual di virtual machine. Bisa klik di sini.
Menjalankan Jenkins di Docker memiliki beberapa keuntungan seperti mudah di-setup, portable, dan isolasi environment yang baik.
Prerequisites
- Docker sudah terinstall di sistem
- Port 8080 dan 50000 tersedia
1. Cari Jenkins Image di Docker Hub
Pertama, kunjungi website Docker Hub untuk melihat image Jenkins: Docker Hub - Jenkins
Kita akan menggunakan image official jenkins/jenkins:lts (Long Term Support).
2. Jalankan Jenkins Container
Masukan perintah berikut untuk menjalankan Jenkins:
1
docker run -p 8080:8080 -p 50000:50000 -d -v jenkins_home:/var/jenkins_home jenkins/jenkins:lts
Penjelasan parameter:
-p 8080:8080- Expose port 8080 untuk web UI Jenkins (default port)-p 50000:50000- Expose port 50000 untuk master/slave communication-d- Run in detached mode (container berjalan di background)-v jenkins_home:/var/jenkins_home- Volume untuk persist data Jenkins
Kemudian cek container yang sedang berjalan:
1
docker ps
3. Setup Jenkins
Akses Jenkins di web browser dengan memasukkan http://localhost:8080 atau http://ipaddress:8080:
Dapatkan Initial Admin Password
Untuk mengetahui password awal Jenkins, gunakan perintah:
1
docker exec <container_id> cat /var/jenkins_home/secrets/initialAdminPassword
Copy password tersebut dan paste di halaman unlock Jenkins.
Install Plugins
Selanjutnya pilih Install suggested plugins dan tunggu hingga selesai:
Create Admin User
Kemudian buat user dan password untuk admin Jenkins.
Dashboard Jenkins
Dan inilah tampilan dashboard Jenkins setelah setup selesai:
Tips Tambahan
Melihat logs container:
1
docker logs <container_id>
Stop container:
1
docker stop <container_id>
Start container yang sudah ada:
1
docker start <container_id>
Hapus container:
1
docker rm <container_id>
Kesimpulan
Menjalankan Jenkins di Docker Container memberikan beberapa keuntungan:
- ✅ Setup cepat - Tidak perlu install manual dependencies
- ✅ Portable - Bisa dipindah ke server lain dengan mudah
- ✅ Isolasi - Tidak mengotori sistem host
- ✅ Mudah di-update - Tinggal pull image terbaru
- ✅ Data persisten - Dengan Docker volume, data tidak hilang
Sekian dan terima kasih! 😊
.png)
.png)
.png)

.png)

